Stand Up Comedy Monolog Raditya Dika


Baru buka twitter lagi pagi ini (ya, saya memang bukan orang yang up to date kalau soal twitter). Dan menemukan banyak sekali ‘poin-poin berserakan’ dengan nama twit @radityadika.

Ok,.. sepertinya Radith sedang bagi-bagi ilmu atau tips tentang Stand Up Comedy (yang baru saya sadari ketika Seminar detik.com kalau Dika very goooooood at it!) ^___^

Jadi daripada saya bacanya pusing,.. karena sebagian-sebagian terus disela sama tweet yang lain, jadilah saya rangkum disini, biar lebih enak bacanya dan ilmunya juga lebih mudah diserap. Here we go!

Banyak yg minta ttg cara nulis komedi ya.. Okeh.. Gue coba dari paling fundamentalnya menurut gue: stand up comedy ya..

Gue berpikir tiap org yg mau nulis komedi paling ga harus paham dulu stand up comedy dan bagaimana jokes dikonstruksikan didalamnya. Bagi yg blom tau, stand up comedy adalah salah satu bentuk melawak dgn cara bicara sendirian di depan orang banyak. Stand up comedy bisa dibilang semacam monolog, namun dengan struktur lebih rapih, lebih fast-paced, dan (biasanya) lebih singkat. Bagi yang penasaran bisa coba lihat di youtube search aja “stand up comedy” ada banyak banget contohnya. Perhatiin, ini dasar komedi. Stand up comedy sebenarnya muncul dari Inggris pada abad ke 18 – 19, namun mendapat popularitas yang cepat dari perkembangannya di US. Orang yg melakukan stand up comedy disebut sebagai juga “comic”, satu kesatuan lawakan = “set” dan masing2 jokes = “bits”. Ga semua calon penulis komedi di indonesia paham stand-up comedy krn 1) ga tahu, atau 2) tahu tapi ga ngerti karena kendala bahasa. Kalo emang gak ngerti gara2 kendala bahasa, calon penulis mending belajar bahasa inggris deh.. :p belajar bhs inggris membantu bukan hanya u/ paham stand up comedy tapi juga u/ baca tulisan2 asing sbg bahan pengayaan tulisan kita..

Balik ke stand up, Isi lawakan dlm stand up comedy macem2, biasanya bercerita tentang observasi dan pengalaman pribadi sang komedian. Masing2 komedian/comics punya ciri khasnya sendiri, George Carlin misalnya lebih ke menggerutu dan sering nyerempet ke religi. Jerry Seinfeld lebih “bersih” tanpa sumpah serapah, sebaliknya Richard Pryor isinya menyumpah dan mengumpat2. Dave Chappelle berbicara ttg org kulit hitam, Margareth Cho bicara tentang politik dan perempuan, Ellen DeGeneres ttg kehidupan modern. Yang keren Robin Williams, banyak org bilang stand up comedy dia semuanya improv dan tidak dihafalkan.. On the spot lawakannya keluar! Mitch Hedberg jokesnya “one-liner” yaitu hanya sekalimat2, sedangkan Mitch Fatel lebih ke arah seks. Masih banyak yg lain. Semua komedian tadi ada di youtube, bisa liatsendiri.. Pahami gmn stand up comedian ini menyalurkan “persona” mrk menjadi lawakan..

Oke, sekarang pertanyaannya: knp stand up comedy harus dipahami oleh seorang penulis komedi? Kan mediumnya berbeda? Karena eh karena. Stand up comedy membantu kita memahami anatomi paling dasar dari sebuah lelucon yaitu SETUP dan PUNCHLINE. Ini luar biasa penting..Set-up = bagian yg tidak lucu, sedangkan punchline = bagian yg lucu. Ini adalah kerangka dasar sebuah jokes.
Contohnya begini..Berikut adalah jokes Mitch Hedberg yg akan digunakan sbg contoh, yg dia katakan pada saat stand up comedy dalam CD Mitch All Together: Jokes-nya adalah: “My fake plants died because I did not pretend to water them.” – Mitch Hedberg Setup dari jokes tadi adalah: “my fake plants died”, sedangkan punchline = “because I did not pretend to water them”..Ada twist yg membuat kita ketawa pada punchline tersebut. Kita “dibelokkan” oleh punchline-nya, seperti ditonjok (makanya namanya punch)(btw, kenapa kita ketawa pd punchline yg asik bs dijelaskan scr filosofis -oleh schopenahuer lebih tepatnya, tp itu lain waktu aja :p) Semua komedian pake struktur ini. Ada yang setupnya panjang, kadang ada yang cuma dua kata, tp konstruksinya sama: Setup – Punchline! Dane Cook contoh stand up comedian yg dikritik karena jokes2nya gak punya punchline, hanya memainkan ekspresi muka dan kata2 kasar..
Gue sendiri dalam menulis, satu paragraf biasanya terdiri dari 3 kalimat setup yang diiringi dgn punchline. Lama2 intuitif kok..Kalau kita tahu tentang setup dan punchline yg dipake oleh standup comedian, lalu apa gunanya dalam menulis komedi?Dalam mengkonstruksi kalimat dalam sebuah tulisan komedik, kita pake cara stand up comedia: berusaha mencari set up sebanyak mungkin..Pengalaman kita, yg sedih, yg nakutin, yg bikin sakit hati, itu semua tambang emas setup, dan PASTI bisa dicari puchline-nya, asal jeli. Setelah setup ketemu, kita baru berpikir apa punchline-nya? Komedian2 bisa berminggu2 mencari punchline yang pas..
Banyak komedian yg nulis stand up comedy-nya ke buku.. Bisa kita otopsi jokes2 mereka. Ini latihan yang baik untuk belajar nulis jokes. Jerry Seinfeld menulis Seinlanguage, George Carlin menulis Brain Droppings, Tim Allen dgn I’m Not Really Here.. Lalu masih banyak lagi..Yang agak beda Ellen DeGeneres, dia menulis My Point Is And I do Have One dengan cara mengembangkan sets yang dia punya menjadi prosa..Kalau udah jago, kita bisa buat dialog jadi sebuah punchline. Atau buat set-up panjang dalam bentuk adegan visual.. Bisa jadi macem2..
Nah, next time mau nulis blog yg komedik, novel yg komedik, cari ritme-nya: bisa 2 kalimat 1 punchline, bisa 1 paragraf 1 punchline..Intinya, dasar komedi = SETUP dan PUNCHLINE yg baik. Banyak2 bedah jokes standup comedian, lalu praktekkan sendiri dlm tulisan..Jokes dalam tulisan harus asosiatif (dgn setup-punchline), bukan slapstick kayak tulisan “gue jatoh dr tangga”.. Kenapa?Karena dgn jokes yg asosiatif akan membuat pembaca berpikir sendiri sebelum tertawa, jatuhnya lebih memuaskan buat pembaca. Membaca adalah proses discovery, lelucon yg kita tulis jg harus memberikan itu buat pembaca, ada sense of discovery-nya. :)
Udah ah segitu doang. Sana buka youtube, cari2 video standup comedy.. Ada punya gue juga lho.. :p (sekalian iklan)
That’s it!!!

Buat yang tertarik menulis komedi (ataupun yang enggak) silakan ke you tube buat lihat videonya ,… saya udah liat ke sana sih. Ada stand up comedy nya Raditya Dika tapi durasinya 10 menitan,… yang membuat saya urung buat ‘menyematkannya’ ke blog ini karena I think,… it’s too heavy.

Baca Juga :
Stand Up Comedy Festival Indonesia
Stand Up Comedy Indonesia
JANGAN KATAKAN TIDAK BISA!

About these ads

25 thoughts on “Stand Up Comedy Monolog Raditya Dika

  1. Pingback: Stand Up Comedy Indonesia « Naia's Shack

  2. Introduksi yang khas stand-up comedy. Bernas dan fast-paced. Moga para calon komedian tunggal sudi menggali lebih banyak dan lebih dalam untuk mampu memahami apa dan bagaimana sajian komedian solo alias komedian tunggal ini. Sip. Senang bisa menemukan artikel menarik ini.

  3. wah semingguan ini saya bener-bener GR. Direfer Raditya Dika & Panji di twitter, sekarang dikunjungi Pak Bambang seorang penulis buku tentang komedi. Doa saya sama pak, semoga ini menjadi momentum awal lahirnya generasi panjang komedian stand up comedy di Indonesia. Terima Kasih sudah mampir, Pak Bambang :)

  4. keren, lawakannya emang cerdas dan gak berbodoh ria seperti kebanyakan lawakan di TV sekarang.. AKu suka banget dah stand up comedy ini :)

  5. Pingback: Stand Up Comedy [INDONESIA] « Celoteh Niee

  6. Lain orang bisa lain pandangan sih tentang stand up comedy ini.

    Tetapi saya menyimpulkan bahwa stand up comedy itu adalah suatu komedi yang disajikan oleh seorang komedian secara monolog (berarti sendiri ya, ga kayag OVJ yang rame-rame), mo berdiri kek, duduk juga boleh kali ya (tapi ntar ga keliatan sama audiensnya).

    dapat berupa topik apa saja (sesuai kecerdasan dari sang komedian tsb),

    dan komedian tersebut dapat menceritakannya dengan begitu lucu; melalui gesturenya, kata-katanya, plesetannya atau sindiran-sindirannya…

    Apakah topiknya selalu diambil dari kenyataan? ya, tergantung lagi kepada kecerdasan sang komediannya… karena di stand up comedy (sepertinya) ga ada batasan tertentu sih mengenai topik,..

    Stand up comedy komedi cerdas, bisa jadi,… ^__^

  7. Sebenere keberhasilan stand up comedy jg bergantung pada penontonnya jg seh menurutku…..Jd membayangkan….gmana kalo stand up comedy perform di kota kecil dgn penonton yang bener2 asing dgn materi spt stand up comedy kebanyakan ( yg pinter itu)

    • That’s why stand up comedian juga harus bisa ‘mengukur’ audiensnya agar ‘kena’ dengan materi komedinya. Bukan cuma komedi nya yg cerdas, tapi komediannya juga harus cerdas mengukur situasi. Serem bgt kan kalo udah cerita jokes maksimal tapi lalu ga ada yg ketawa. Hehe

      thanks udah mampir ;)

  8. Pingback: Viva La KomTung Bandung!! « Catatan Si Tomy

  9. Pingback: Twitted by DoraHandyka

  10. Wah mantap….iya
    Radit dan Pandji bener2 deh
    Mau ngembangin program stand up comedy mulai dari nol, belajar, berbagi, praktek dll
    Keren!
    Semoga komedi yang cerdas bikin bangsa kita tambah cerdas

  11. Wah keren nih artikel, semoga dengan semakin banyak penjelasan tentang apa itu Standup Comedy orang-orang banyak yang mengerti apa itu Standup Comedy. Sukses terus kedepannya buat Standup Comedy dan orang-orang yang terlibat didalamnya.

  12. Pingback: Dan ini [boleh] dinamakan kontemplasi « Naia's Shack

  13. mau tanya donk,,

    kira” di stand up comedy ada rules” tertentu gak?
    klo ada tlong kasih tau donk mas,

    cz saya jg mau ikutan jd comic di standup comedy depok, tp masih ragu,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s